Kamis, 09 Desember 2010

KISRUH JOGJA 1

"SBY akan mengajukan draf RUU ke DPR tentang pemilihan yang akan dilaksanakan di Jogjakarta" detik.com

  • <@> Bangsa ini membuat kita semakin bingung. Apa SBY tidak sadar kalau dia bisa menjabat jadi Presiden seperti ini karena perjuangan yang tidak kenal putus asa yang juga melibatkan pengorbanan baik harta dan martabat dari kesultanan Jogjakarta? Kalau seperti ini keadaannya, saya yakin Indonesia tidak akan bisa maju atau mungkin akan terjadi perpecahan, karena bangsa yang besar tentu bangsa yang menghormati jasa-jasa pahlawannya, bukan mendzolimi. Ingat JASMERAH bung jika kita tidak ingin dipaksa mengulanginya. Apa perlu Jogjakarta menjadi kerajaan yang berdaulat/ negara yang berdiri sendiri? Hal ini bukan tanpa alasan yang jelas, mengingat Jogjakarta mempunyai kemampuan untuk ke arah sana. Jogjakarta mempunyai aset historis yang menjadi pemikat wisata yang sudah dikenal di dunia. belum lagi perekonomian yang ditunjang dengan pertanian yang mempunyai sistem pengairan terbaik. Pendidikan? tentu jangan ditanya lagi. Jogjakarta adalah kota Pendidikan, ada lebih 500 Perguruan Tinggi di sana. Buat Presiden RI yang terhormat kanjeng mas, ingkang pamukuh minulyo, raden SUSILO BAMBANG YUDHOYONO bersama antek-anteknya, jangan pernah membuat keruh di atas comberan. Ngurus kemiskinan aja belum tuntas, belum tentang pengangguran, belum lagi madalah prestasi olahraga, belum lagi masalah mahalnya pendidikan, kesehatan dan sebagainya belum tuntas, malah mengurusi urusan yang sudah jelas dibuat jadi runyam. Jangan-jangan ini cara mereka mengalihkan perhatian para pengungsi MERAPI yang menuntut ganti rugi sapi biar pada lupa?.........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar